jump to navigation

Ancam Pidanakan PLN Juni 1, 2008

Posted by n4nachiby in Kumpulan Berita.
Tags:
trackback
Pemadaman Bergilir Tanpa Pemberitahuan

BLITAR – Konsumen bakal membawa Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait pemadaman listrik ke ranah hukum. Sebab, pemadaman selama berjam-jam dan berlangsung sejak tiga hari lalu itu tanpa ada pemberitahuan kepada konsumen. Konsumen pun merasa dirugikan.

Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Blitar Wahyudi mengatakan, pemadaman itu bisa dikategorikan merugikan konsumen. Sebab, PLN sebagai pihak penyedia jasa listrik tak memberitahukan secara merata kepada konsumen. Yang diberitahu hanya tertentu saja. Seperti pengusaha misalnya. Para pengusaha yang menggantungkan dengan energi listrik sangat rugi terjadinya pemadaman itu. Apalagi tidak diberitahu lebih dulu. Mereka pun dibuat kelabakan. “Konsumen jelas dirugikan dan bisa dituntut sesuai dengan hukum perlindungan konsumen,” kata Wahyudi kepada Radar Blitar kemarin.

Dikatakan Wahyudi, selama ini pelanggan listrik biasanya hanya menganggap pemadaman sebagai hal yang biasa dan lumrah. Padahal, jika padamnya listrik berlangsung berjam-jam tentu sangat merugikan para pelanggan listrik. YLKI, kata Wahyudi, menindaklanjuti jika ada konsumen yang komplain dan membawa masalah ini ke ranah hukum. “Tentu jika ada yang melapor,” tegasnya.

Laporan itu tidak mutlak atau harus pengusaha yang tergabung dalam asosiasi pengusaha atau himpunan, tetapi juga dapat perseorangan yang melaporkannya. Laporan tersebut, bakal dikaji dan disodorkan ke lembaga penegak hukum. “Harus ada yang lapor, karena sebagai acuan nanti ketika kami melapor ke pihak terkait. Seperti penegak hukum,” kata pria yang juga anggota Panitia Pengawas Pemilu (panwas) Kota Blitar ini.

Ditambahkannya, laporan itu tidak harus pada saat pemadaman. Ketika listrik sudah menyala bisa juga dilakukan.

Dalam pantuan Radar Blitar, pemadaman bergilir di Kota dan Kabupaten Blitar kemarin berangsur-angsur berkurang. Sejumlah pengusaha yang selama ini memakai listrik sebagai energi sudah mulai normal. “Sampai hari ini tidak padam. Mudah-mudahan saja tidak padam lagi,” kata Suwadi, salah satu pengusaha las bubut Sukorejo Kota Blitar.

Di lain pihak, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Blitar Tho’at Masruchi masih mempertimbangkan melapor kasus ini.

Seperti diketahui, wilayah Kota dan Kabupaten Blitar dalam beberapa hari ini mengalami pemadaman bergilir. Blitar yang masuk dalam Area Pelayanan Jaringan (APJ) Kediri menerima pengurangan sebanyak 7 hingga 10 Megawatt. Pengurangan disebabkan suplai bahan bakar minyak atau BBM di pembangkit listrik mengalami perubahan pasokan, menyusul kenaikan BBM. Akibatnya, pembangkit di Jawa Madura dan Bali ikut terpengaruh pasokan listriknya. Di Blitar pemadaman bergilir dilakukan hingga 31 Mei mendatang merata di seluruh kelurahan dan kecamatan. Pihak Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Blitar meminta masyarakat untuk legawa dan hemat listrik.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: